Sunday, October 30, 2016

Pesan Kapolri Ke Brimob Soal Pengamanan Demo Ahok: Jangan Pakai Peluru Tajam


Sejumlah pesan dalam apel di Mako Brimob pagi ini Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan sejumlah pesan.Dia meminta aksi demonstrasi diamankan dan dilakukan dengan mengedepankan persuasi.
"Instruksi saya untuk pasukan yang berhadapan dengan demonstran, nggak boleh bawa senjata apalagi peluru tajam. Ada tim dipersiapkan khusus apabila terjadi kontigensi," ujar Tito di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Senin (31/10/2016).

Sambutan itu disampaikan Tito dalam apel di hadapan 1.500 anggota Brimob.Korps Brimob memang baru-baru ini mengeluarkan status siaga 1 untuk keamanan terkait Pilkada terutama di daerah Jakarta.

"Saya meminta korps Brimob untuk mempersiapkan fisik dan psikis untuk betul-betul menghadapi waktu yang mungkin bisa panjang dalam menghadapi demonstrasi," ujar Tito.

Tito juga menyampaikan kepada jajaran Brimob agar selalu mematuhi SOP yang ada.Setiap anggota tidak boleh bertindak sendiri tanpa acuan aturan.

"Penggunaan kekerasan dengan peluru tajam harus dibatasi. Hanya perintah tertentu saja. Nggak boleh main sendiri," ujar Tito.

"Selanjutnya saya minta rekan-rekan solid secara internal. Nggak boleh ada perpecahan. Komando harus jelas nggak boleh masing-masing terjemahkan sendiri," sambung Tito. 


No comments:

Post a Comment